Kedua Kaki Spesialis Pencuri HP di Tembak Saat ingin Melarikan Diri


 

Akibat kecanduan minuman keras (miras), M Ramadhan Saputra (21 tahun) nekat mencuri di rumah Joy Yosep Rizal (45) warga Jalan RE Martadinata, Kecamatan Kalidoni Palembang pada 20 April 2020 lalu.


Akibat kejadian tersebut, Ramadhan unit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Palembang, di daerah Lebong Gajah, Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.


Namun saat akan ditangkap, ia mencoba melaporkan diri.




Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Coba Kabur Ketika Ditangkap, Kedua Kaki Pencuri HP di Palembang Ini Ditembak Polisi,


Anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang melakukan tindakan tegas dengan menembak kedua kaki Ramadhan.


Warga Jalan warga Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kalidoni Palembang ini akhirnya tersungkur.


Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrean mengatakan, pelaku nongkrong sedang nongkrong bersama teman di daerah Lebong Gajah.


"Saat akan ditangkap pelaku mencoba mengambil alih sehingga anggota kita melakukan tindakan tegas di kaki," pelaku, Selasa (17/9/2020).


Setelah pelaku anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Palembang langsung menggiring pelaku ke Polrestabes Palembang.


Lebih lanjut Ipda Andrean mengatakan, pelaku baru bebas dari penjara pada Februari 2020 lalu dengan kasus berbeda.


"Pelaku baru bebas dari rutinitas Pakjo dengan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), dan kembali berulah," katanya


Pelaku tertangkapnya berawal dari laporan korban mana yang menjadi korban saat hendak shalat tapi malah mendapati datang dimasuki maling.


korban kehilangan dua ponsel merk Lenovo dan Realme


"Atas laporan korban di Polsek Kalidoni anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga akhirnya menangkap pelaku di daerah Lebong Gajah dan langsung dibawa pelaku ke Polrestabes Palembang," tulisnya.




Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Coba Kabur Ketika Ditangkap, Kedua Kaki Pencuri HP di Palembang Ini Ditembak Polisi,


Sementara itu, pelaku Ramadhan mengaku nekat melakukan aksi itu karena kecanduan miras.


"Saya memang melakukan aksi pencurian itu dengan mengambil ponsel korban dan uang hasil penjualan sebesar Rp 700 ribu saya belikan rokok dan miras," katanya.


Lebih lanjut untuk mengungkap aksi pencurian yang ditemukan juga tidak adanya pekerjaan.


"Saya tidak ada pekerjaan jadi saya nekat melakukan aksi ini, Sebelum melakukan aksi saya sudah terlebih dahulu melihat rumah korban," tutupnya.

LihatTutupKomentar